Kembali ke Blog

WMS Custom atau Siap Pakai? Panduan Memilih untuk Bisnis

oleh Admin User

Bandingkan WMS berdasarkan proses gudang serta integrasi dan biaya penggunaan. Gunakan skenario demo yang sama sebelum memilih custom atau siap pakai.

Pilih berdasarkan kecocokan proses

WMS custom dibangun untuk kebutuhan yang disepakati dalam proyek. WMS siap pakai menyediakan fitur yang sudah tersedia dengan pilihan konfigurasi tertentu. Keduanya perlu dinilai berdasarkan operasi gudang Anda. Banyaknya fitur di brosur tidak cukup untuk menentukan kecocokan.

Mulai dari tiga alur penting seperti penerimaan barang dan pengiriman serta retur. Tuliskan apa yang harus terjadi dan siapa yang menyetujui pengecualian.

Kapan sistem siap pakai layak dicoba?

Pertimbangkan produk siap pakai jika proses utama dapat dipenuhi melalui konfigurasi dan tim siap mengikuti batas produknya. Periksa dukungan perangkat serta ekspor data dan biaya berulang. Minta demonstrasi dengan contoh transaksi milik Anda.

Pastikan aturan multi-gudang atau lot yang Anda butuhkan benar-benar tersedia pada paket yang ditawarkan. Jangan menyimpulkan semua fitur termasuk dari daftar kemampuan umum.

Kapan custom relevan?

Custom dapat dipertimbangkan ketika aturan operasional atau integrasi internal tidak bisa dicapai dengan produk yang dievaluasi. Contohnya persetujuan mutasi dengan beberapa peran atau koneksi ke aplikasi internal tanpa konektor yang sesuai. Ini contoh kebutuhan dan bukan klaim hasil proyek.

Custom tetap membutuhkan pemilik proses serta uji penerimaan dan rencana pemeliharaan. Perubahan kebutuhan setelah scope disepakati perlu dikelola sebagai perubahan proyek.

Bandingkan biaya pada periode yang sama

  • Biaya konfigurasi atau pengembangan awal.
  • Langganan atau hosting serta dukungan.
  • Migrasi dan pembersihan data.
  • Perangkat barcode serta printer jika diperlukan.
  • Integrasi dan biaya akses pihak ketiga.
  • Pelatihan serta perubahan fitur berikutnya.

Tidak ada pilihan yang selalu lebih murah untuk semua bisnis. Minta rincian tertulis menggunakan jumlah pengguna serta gudang dan cakupan fitur yang sama.

Gunakan skenario demo yang sama

  1. Terima satu SKU dalam satuan beli lalu keluarkan sebagian dalam satuan jual.
  2. Pindahkan barang antarlokasi dan periksa saldo setiap lokasi.
  3. Batalkan transaksi yang belum selesai dan periksa dampaknya.
  4. Lakukan stock opname dan tinjau persetujuan selisih.
  5. Ekspor data yang akan dibutuhkan jika nanti berpindah sistem.

Pertanyaan sebelum menandatangani

Siapa yang memiliki akses data dan source code? Apa yang termasuk pemeliharaan? Bagaimana biaya bertambah jika gudang atau pengguna bertambah? Siapa yang menangani gangguan integrasi? Jawaban perlu tercermin pada penawaran dan perjanjian.

Untuk kebutuhan sistem lain baca panduan integrasi WMS. Untuk kesiapan data gunakan checklist migrasi.

Langkah berikutnya

Gunakan checklist dan kalkulator scope WMS untuk menyusun brief. Pelajari layanan pengembangan WMS Nodic atau faktor anggaran WMS untuk UMKM.